Terastangerang.com – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Sedunia yang jatuh pada 15 Februari 2024, tahun ini RS Siloam Lippo Village mengadakan program donasi barang laying pakai untuk anak-anak pejuang kanker bersama dengan Yayasan Respon Cepat Badan Darurat Kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, ratusan barang layak pakai telah terkumpul sejak 15 hingga 4 Maret 2024 dan akan didonasikan kepada anak-anak di rumah singgah. Bantuan sembako seperti beras, minyak goreng, dan susu juga telah diberikan kepada pihak Yayasan pada 5 Maret 2024 dengan harapan dapat mendukung perawatan bagi anak-anak yang berjuang melawan kanker.

Direktur RS Siloam Lippo Village, dr Jefry Oeswadi mengatakan, program ini dilaksanakan berdasarkan dorongan keprihatinan RS Siloam Lippo Village atas semakin maraknya jumlah kanker anak setiap tahunnya.

Menurut Globa/ Cancer Observatory tahun 2020, jumlah penderita kanker pada anak (0-19 tahun) tercatat sebanyak 11.156 jiwa. Lalu, berdasarkan World Health Organization tahun 2021, hanya kurang dari 30 kasus kanker anak di Indonesia yang dapat disembuhkan. Salah satu penyebab utamanya dikarekanan keterlambatan diagnosis sehingga pengobatannya kurang optimal.

“Menghadapi kasus kanker yang kian meningkat, RS Siloam Lippo Village telah menerapkan pelayanan yang komprehensif dalam pengobatan kanker dengan tim medis yang siap menangani beragam jenis kasus kanker. Selain itu, RS Siloam Lippo Village juga menyediakan layanan Siloam at Home atau home care bagi pasien yang ingin mendapatkan perawatan lanjutan atau kemoterapi dari rumah,” ujarnya, Selasa (4/3/2024).

dr. Dina Garniasih, dokter spesialis anak konsultan hematologi onkologi dari RS Siloam Lippo Village menjelaskan, kanker pada anak tidak bisa dicegah, sehingga harapan hidup pasien sangatlah tergantung pada kecepatan deteksi dan pengobatannya.

Demikian, bila diketahui ada keluhan seperti perut membucit, demam berulang, adanya benjolan, sakit kepala yang menetap, pucat, ataupun pendarahan dan nyeri tulang, segeralah konsultasi ke dokter.

” Dengan penanganan yang cepat dar diberikan terapi yang tepat, pasien pun masih ada harapan untuk sembuh dan beraktivitas normal kembali. Terapi kanker pada anak umumnya terdiri dari kemoterapi, radioterapi, dan operasi yang akan dikaji dan disesuaikan kembali dengan kondisi setiap pasien,” imbuhnya

Sementara, M. Diki Nugraha selaku Ketua Yayasan Respon Cepat Badan Darurat kemanusiaan mengapresiasi atas dukungan kerjasama dengan RS Siloam Lippo Village yang telah membantu penanganan kanker anak di Wilayah Banten sejak 2018 sampai saat ini.

“Yayasan kami telah berdiri dari tahun 2014, dan 221 anak telah dibantu penanganan kanker anak di tahun 2023 dan 2024, semoga penderita kanker anak khususnya di Banten bisa lebih mendapatkan perhatian lebih baik dari pemerintah daerah, yang selama ini dibilang masih sangat minim,” tukas Diki. (abe)