TERASTANGERANG -Oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ksatria Muda berinisial MF yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan fasilitas umum di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang pada Kamis (25/8/22) lalu, mengaku menyesal dan khilaf.

Pria yang sewaktu beraksi mengenakan kaca mata hitam dengan dompet kecil di ketiaknya ini, mengaku tidak menolak pembangunan RSUD Tigaraksa.

Dia hanya meminta Pemkab Tangerang untuk melakukan peninjauan kembali rencana tersebut.

“Apa yang saya lakukan kemarin, saya mengaku dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyesal, dan khilaf. Kita juga ingin meluruskan, bahwa kita tidak menolak pembangunan RSUD Tigaraksa,” kata MF saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolresta Tangerang, Jumat (26/08/22).

Baca Juga :

Terbukti, Oknum Anggota LSM Jadi Tersangka

Pelaku Perusakan Fasilitas Gedung Dewan Ditangkap Polisi

Sebelumnya, Kasat Reskrim Kompol Zamrul Aini menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, MF dinilai telah terbukti melakukan perusakan.

Sebelum penetapan tersangka, lanjut Zamrul, Satreskrim Polresta Tangerang telah memeriksa sebanyak 8 orang saksi dan melakukan gelar perkara.

“Setelah pemeriksaan kepada para saksi, lalu dilakukan gelar perkara, kami menyimpulkan saudara MF sebagai tersangka pengrusakan,” kata Zamrul.

Zamrul menambahkan, atas perbuatannya tersangka MF dikenakan Pasal 406 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan.

“Pelaku tidak dilakukan penahanan, tetapi hanya wajib lapor. Hal itu dikarenakan ancamannya dibawah 4 tahun, jadi kami tidak bisa melakukan penahanan, ” jelasnya. (T1)