TERASTANGERANG– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang melalui website resminya mencatat, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tangerang pada bulan Maret 2021 sebanyak 272,35 ribu orang (7,12 persen), bertambah sebanyak 48,05 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada tahun sebelumnya (Maret 2019) yang jumlahnya 193,97 ribu orang (5,14 persen).

BPS juga menyebut, pada periode Maret 2019 – Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan dari 0,69 pada Maret 2019 menjadi 0,95 pada Maret 2020.

Sementara itu Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan dari 0,14 pada Maret 2019 menjadi 0,22 pada Maret 2020.

Pada Maret 2021, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Kabupaten Tangerang yang diukur oleh Gini Ratio tercatat sebesar 0,294. Angka ini mengalami kenaikan dibanding Maret 2020 yang tercatat sebesar 0,285.

Untuk ndeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tangerang Tahun 2021, mengalami perkembangan yang mencapai 72,29 atau meningkat sebesar 0,37 poin dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 71,92.

Dari sisi pendidikan, pada tahun 2021, anak-anak berusia 7 tahun di Kabupaten Tangerang memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,84 tahun atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Angka ini meningkat 0,02 tahun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12,82 tahun. Selain itu, rata-rata lama sekolah penduduk Kabupaten Tangerang berumur 25 tahun ke atas juga masih meningkat 0,22 tahun, dari 8,39 tahun pada tahun 2020 menjadi 8,61 tahun pada tahun 2021.

Dari sisi kesehatan, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 69,93 tahun, lebih lama 0,04 tahun dibandingkan dengan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. (T1)